BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Bikin Geger! Warga Muna Temukan 142 Butir Amunisi Aktif dalam Stoples Bekas Biskuit

×

Bikin Geger! Warga Muna Temukan 142 Butir Amunisi Aktif dalam Stoples Bekas Biskuit

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, MUNA – Niat mencari buah jambu di kebun, seorang warga di Kabupaten Muna malah menemukan 142 butir amunisi berbagai kaliber.

Ratusan peluru yang diduga masih aktif itu tersimpan di dalam sebuah stoples bekas biskuit.

Warga berinisial LAB (24) menemukan amunisi tersebut di kawasan kebun dan hutan Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (6/11/2026).

Baca Juga :  UHO & Universitas Jember Ajak Warga Konawe Selatan Olah Limbah Organik demi Pertanian Berkelanjutan

Penemuan bermula saat LAB menyusuri area hutan dan kebun untuk mencari buah jambu. Di tengah pencarian, ia melihat sebuah stoples bekas biskuit tergeletak di lokasi.

Karena penasaran, LAB kemudian memeriksa isi wadah tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati sejumlah benda menyerupai peluru tersimpan di dalamnya.

Menyadari benda-benda itu berpotensi membahayakan keselamatan, LAB segera melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Setoran Royalti ke Negara Melonjak 91 Persen, Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba

“Saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian sekitar pukul 10.30 Wita untuk melaporkan penemuan tersebut,” kata Kasi Humas Polres Muna, Iptu Muh Jufri melalui keterangan resminya, Jumat sore.

Menindaklanjuti laporan warga, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Muna mendatangi lokasi penemuan untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi terhadap ratusan amunisi tersebut.

Berdasarkan laporan kepolisian, total amunisi yang ditemukan mencapai 142 butir dengan berbagai kaliber. Seluruhnya tersimpan di dalam stoples bekas biskuit yang tergeletak di area kebun.

Baca Juga :  Kendari Terapkan PJJ hingga 23 Oktober, Program MBG di Sekolah Ikut Libur

Penemuan ini menjadi perhatian karena ratusan amunisi tersebut berada di lokasi yang dapat dijangkau warga. Sementara itu, asal-usul dan pihak yang menyimpan amunisi tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Tri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *